Syekh Yusri: Fitnah Akhir Zaman

Jakarta, Aktual.com – Syekh Yusri hafidzahullah disela-sela menjawab pertanyaan pengajian Jum’atnya menjelaskan bahwasanya kita harus berhati-hati dengan fitnah akhir zaman yang sekarang menyerang ummat islam 액티브 싱크.

Diantara fitnah akhir zaman ini adalah munculnya faham yang tidak sesuai dengan ahlussunnah wal jama’ah. Faham ini adalah merupakan faham yang sangat bahaya, dimana bisa membawa kepada kesesatan aqidah dan radikalisme dalam tindakan airdrop.

Syekh Yusri mengatakan, kita memerangi pendapat serta pemikiran akan tetapi tidak memerangi personal perseorangan, karena kita semua adalah ummat islam Animal Tekken 2. Kita harus tahu fitnah akhir zaman ini, agar kita terhindar darinya dan selamat.

Sebagaimana pada hadits Jibril mengajak kita kepada tiga pilar agama, yaitu: islam, iman, ihsan dan ditambahkan lagi mengetahui tanda-tanda hari kiamat dengan membentengi diri dari fitnah akhir zaman Download the sari.

Ciri atau tanda pada pemikiran bahaya ini ada empat hal. Yang pertama adalah dikatakan “ ربنا جسموه”, yang artinya “ Tuhan kita mereka jadikan sebuah jisim “ 프린터 드라이브. Ya, mereka mengatakan Allah itu duduk di ‘arsy, dengan dalil “ ” الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى yang artinya “ Allah Dzat Yang Maha Asih telah duduk di atas ‘arsy ( kinayah dari kesempurnaan atas kekuasaanNYa)”(QS.Taha:5) 원더보이 몬스터랜드.

Mereka mensifati Allah dengan sifat makhluknya, mengatakan Allah memiliki tangan, memiliki betis. Mereka mengatakan Allah berada di langit dan lain sebagainya, kemudian mereka berperisaikan dengan balkafah (بلكفة أي بلا كيف) yaitu “ tanpa kita tahu bagaimana ” audio capture filter.dll. Allah duduk tetapi tidak duduk seperti kita.

Allah memiliki tangan akan tetapi tidak seperti tangan kita. Allah turun dari langit pada sepertiga malam yang terakhir tapi turunnya tidak seperti kita adobe acrobat x pro Hangul. Allah memiliki betis tetapi tidak seperti betis kita. Mereka adalah golongan mujassimah jikalau tidak mengatakan balkafah.

Jikalau ayat ini dimaknai bahwa Allah itu duduk di atas ‘arsynya, maka itu artinya menyamakan Allah dengan maklhukNya dari tiga segi 미스터션샤인 5회. Yang pertama adalah mensifataiNya dengan duduk, dan kedua adalah menjadikan Allah butuh kepada ‘arsy tersebut, serta yang ketiga menentukan dimana posisi Allah 피파17 한글패치.

Dimana sifat duduk, membutuhkan tempat duduk dan Allah ada disebuah arah, semua ini adalah merupakan sifat makhlukNya. Allah adalah Maha Suci dari menyerupai makhlukNya, dan Maha Suci Allah dari membutuhkan kepada selainNya.

Allah berfiman:

“لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ”

Artinya: “Tidaklah ada sesuatu yang menyerupaiNya “. Sebagaimana Allah juga berfirman “اللَّهُ الصَّمَد ” yang artinya “ Allah adalah Maha yang dibutuhkan oleh makhlukNya, dan tidak butuh kepada selainNya”(QS. Al Ikhlas :2).

Maka dari itu ulama ahli sunnah dalam mentafsirinya mereka terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok yang pertama mengatakan التفويض (yaitu memasrahkan maknanya kepada Allah Ta’ala tanpa mentafsirinya), dan kelompok ke dua menta’wilnya dengan makna majaz menggunakan kaidah bahasa arab.

Dan ini adalah sah-sah saja, karena Al Qur’an ini adalah berbasa arab. Makna yang dimaksud adalah kinayah atas kesempurnaan sifat KekuasaanNya, tanpa mengingkari pendapat golongan yang pertama. Ahli Sunnah wal jama’ah mereka adalah yang perfahamkan Asy’ari dan Maturidy, yaitu golongan ummat Nabi SAW yang terbesar sepanjang masa hingga akhir zaman nanti.(Baca: Syekh Yusri: Fitnah Akhir Zaman)

Nabi SAW memerintahkan kita untuk ikut jama’ah ummat islam yang paling banyak , sebagaimana Nabi bersabda “فَعَلَيْكَ بِالْجَمَاعَة ” yang artinya “ tetapkan kalian bersama jama’ah (golongan yang terbanyak)”(HR. Abu Dawud).

Golongan yang pertama adalah mereka para sahabat Nabi Muhammad SAW, hingga sebelum terjadinya masa fitnah yang terjadi pada ummat islam pada perkara akidah mereka. Sehingga mereka tidak bertanya tentang makna dari Ayat tersebut.

Adapun golongan yang kedua, mereka adalah ulama yang menjumpai fitnah akidah ini pada masa Imam As’ari dan Imam Maturidy, dimana muncul banyak sekali madzhab-madzhab akidah pada masa ini. Diantaranya adalah mujassimah (golongan yang menjadikan Allah seperti maklhukNya ), ada golongan Muktazilah (mereka mengatakan Al qur’an adalah makhluk Allah), ada pula golongan mu’atthilah (mereka yang mengingkari Sifat-Sifat Allah), dan masih banyak lagi golongan-golongan lainnya. Allah A’lam.

Bersambung…..

[Abdullah AlYusriy]