Ciri-ciri Kebahagiaan Dunia Akhirat (3)

Jakarta, Zawiyah-arraudhah.com – Ciri kebahagiaan seseorang yang ketiga adalah mempunyai teman-teman yang saleh. Hal tersebut juga sangatlah tepat karena teman teman yang baik akan senatiasa saling menjaga satu sama lain sehingga kita bisa selamat dunia akhirat Download Sims 4 for free.

Dalam sebuah hadist Rasululloh Saw bersabda yang artinya “Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-geriknya teringat mati Download The Mystical Animals and Grindelwald Crime. Sebaik-baik sahabat di sisi Allah Swt ialah orang yang terbaik terhadap temannya dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap tetangganya.” (HR 가짜톡 다운로드. Hakim)

k bin Dinar Rahimahullah berkata:

وَصَاحِبْ خِيَارَ النَّاسِ تَنْجُ مُسْلِماً – صَاحِبْ شَـرَّارَ النَّاسِ يَوْماً فَتَنْدَمَا

“Bergaullah dengan orang-orang yang baik, niscaya engkau akan menjadi seorang yang selamat” “(Namun) cobalah sehari saja engkau bergaul dengan orang-orang yang jelek, maka niscaya engkau akan menyesal (selamanya).”

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Musa al Asy’ari Radhiyallahu‘anhu Rasulullah Saw bersabda:

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَةً

Artinya: “Permisalan teman yang baik dengan teman yang buruk adalah ibarat penjual minyak kasturi dan pandai besi 나노마신 다운로드. Si penjual minyak kasturi bisa jadi akan memberimu minyaknya tersebut atau engkau bisa membeli darinya, dan kalaupun tidak, maka minimal engkau akan tetap mendapatkan aroma harum darinya Spring jar. Sedangkan si pandai besi, maka bisa jadi (percikan apinya) akan membakar pakaianmu, kalaupun tidak maka engkau akan tetap mendapatkan bau (asap) yang tidak enak.” (HR Download her private drama. al-Bukhari no. 5534, Muslim no. 2628).

Imam an-Nawawi Rahimahullah mengatakan: “Dalam hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan permisalan seorang teman yang baik dengan penjual minyak kasturi, dan teman yang buruk dengan tukang pandai besi 넷플릭스 데어데블 다운로드. Dalam hadits ini juga terdapat keutamaan berteman dengan orang-orang shalih, pelaku kebaikan, orang-orang yang memiliki wibawa, akhlak yang mulia, sifat wara’, ilmu serta adab Housekeeper. Sekaligus juga terdapat larangan untuk bergaul dengan para pelaku kejelekan dan kebid’ahan, serta siapa saja yang suka mengghibah (membicarakan kejelekan orang lain tanpa sepengetahuannya), banyak melakukan keburukan, kebatilan, serta sifat-sifat tercela lainnya.” (Syarah Shahih Muslim, Imam an-Nawawi, Dar al-Ma’rifah, Beirut 1429 H, Juz 16 halaman 394) 라이트룸 클래식 cc.

Dalam hal di atas, Imam hasan albashri mengatakan

استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة

Artinya ”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman git 소스 다운로드. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.”

Kemudian ciri ciri kebahagiaan manusia yang keempat adalah sumber rizkinya dari negara atau daerahnya. Betapa sumber rezeki seseorang sangatlah penting untuk keberlangsungan kehidupan sebuah keluarga. Walaupun Allah Swt telah menjamin rezeki seseorang, tetapi dimana mereka mendapatkanya tentu berbeda-beda cara dan tempatnya.

Empat ciri kebahagiaan di atas tentu tidak semua orang memilikinya, karena manusia menjalankan takdir yang telah digariskan kepadanya oleh Sang Maha Pencipta, dan sebagai orang yang mengimani-Nya maka hanya menerima segala bentuk kenyataan dan bersabar atas segala kekurangan dan mensyukuri segala bentuk kenikmatan serta selalu berusaha mendekatkan diri kepada Sang Maha Rahman.

Dan kebahagiaan hakiki manusia adalah kebahagiaan di akhirat nanti ketika dimasukkan kedalam surga yang penuh kenikmatan dalam limpahan ampunan dan keridaan dari Allah Swt, bersama Baginda Rasul Saw yang selalu kita rindukan dan para pengikutnya para mu’minin.

Abu Syauqy al Jontrowy