Fitnah Akhir Zaman, Syekh Yusri: Orang-orang Muslim Mereka Anggap Kafir

Jakarta, Aktual.com – Syekh yusri hafidzahullah wa ro’ah menjelaskan bahwa ciri yang keempat dari pemikiran fitnah akhir zaman ini adalah “المسلمون كفروهم” yang artinya yaitu “orang-orang muslim mereka anggap kafir” 해킹툴.

Hal ini adalah bukan hanya sekedar tuduhan belaka, akan tetapi sejarah kelam berdirinya madzhab ini mengatakan demikian. Jikalau kit abaca kitab تاريخ نجد karya ulama mereka, maka dengan bangganya mereka menyebutkan bahwa mereka telah membersihkan tanah haram dari orang-orang musyrik yang najis 잔소리 mp3.

Mereka membunuh 60.000 orang yang sedang berhaji memakai kain ihramnya yang datang dari seluruh dunia. Mereka menganggap orang-orang yang berhaji ini adalah musyrik, karena mereka adalah orang-orang berziarah para wali, ahli tawassul, mengatakan tabarruk, madad dan lain sebagainya 스피릿 루니아. Dan mereka menangguhkan Allah berfirman:

“إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ فَلا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَذَا“

Artinya “ Sesungguhnya orang-musyrik itu adalah najis, maka tidaklah mereka mendekat (masuk ) kedalam masjid al haram setelah tahun mereka ini “(QS Download JetRacer. At Taubah :28), kepada orang orang-orang yang datang berhaji untuk menjalankan syari’ah agamanya.

Syekh Yusri menambahkan su’udzan terhapad orang muslim adalah sebagai kebiasaanya Download mac chrome videos. Mereka menganggap orang yang berziarah para wali dikatakan menyembahnya. Mereka yang bertawassul dengan orang shalih dikatakan meminta kepada selain Allah Ta’ala www.nicovideo.jp 다운로드.

Mereka yang bershodaqoh dengan menyembelih kambing untuk dihibahkan pahalanya kepada seorang wali dianggap mereka telah menyembelih dengan menyebut nama selain Allah Ta’ala appzzang 다운로드. Mereka yang pergi berziarah kepada wali dianggap sebagai syaddu ar rihal yang dilarang oleh Nabi SAW.

Mereka yang mengadakan maulid Nabi SAW sebagai ekspresi kegimbaraan atas kelahiran baginda dikatakan ahli bid’ah yang wajib masuk neraka Download Tumblr once and for all. Padahal Nabi kita SAW sudah bersabda:

“مَنْ قَالَ لأَخِيهِ يَا كَافِرُ فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا”,

Artinya: “Barang siapa yang mengatakan kepada saudaranya “ wahai kafir “maka sesungguhnya kembali (kekafirannya )kepada salah satu diantara mereka “(HR movie maker 2012 다운로드. Imam Malik).

Ini adalah ancaman Nabi bagi mereka yang suka mengkafirkan sesame muslim, maka adakalanya kembali kepada dirinya jikalau memang orang ya disebut kafir itu adalah orang yang beriman, atau kembali kepada yang disebutnya jikalau memang dia benar-benar orang kafir evernote pc.

Nabi juga sudah bersabda:

“وَإِنِّى وَاللَّهِ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ أَنْ تُشْرِكُوا بَعْدِى وَلَكِنْ أَخَافُ عَلَيْكُمْ أَنْ تَتَنَافَسُوا فِيهَا”

Artinya: “Dan sesungguhnya saya wallahi tidak khawatir kalian akan menyekutukan Allah setelahku, akan tetapi saya khawatir akan dunia kalian berlomba-lomba didalamnya (untuk mendapatkannya) “(HR. Muslim).

Mereka menganggap tawassul, tabarruk dan berziarah sebagai pemicu seseorang menyembah kepada selain Allah, maka dari itu mereka melarangnya. Dengan demikian mereka khawatir terhadap sesuatu yang tidak pernah Nabi kita khawatirkan akan hal itu. Lantas, apakah mereka yang lebih tahu dari Nabi kita SAW?.

Dengan dalil syadzu ad dzarai’ mereka melarang untuk melakukan perbuatan yang dibenarkan oleh syariat islam. Keimanan adalah merupakan perkara hati yang tidak diketahui kecuali oleh pemiliknya dan sang Penciptanya.

Kita tidak boleh sembarangan menuduh seseorang muslim yang solat mengarah kepada qiblat sebagai orang musyrik hanya karena berziarah para wali atau bertawassul.

Dikatakan المؤمن صعب yaitu” orang mukmin itu sulit”, tidak bisa sembarangan menuduhnya sebagai orang musyrik hanya karena melakukan perbuatan yang termasuk dosa besar, apalagi yang hanya melakukan perkara yang masih ada perselisihan di dalamnya menurut para ulama. Allahu A’lam

Laporan: Abdullah Alyusriy

(Andy Abdul Hamid)

Aktual.com