Kitab Bukhari Adalah dibuat Khusus Untuk Orang Yang Alim

Zawiyah-arraudhah.com – Syekh Yusri hafidzahullah Ta’ala wa ra’ah menjelaskan dalam pengajian kitab Bukharinya, bahwa kitab shahih Bukhari adalah dikhususkan untuk di kaji dan dipelajari orang seseorang yang alim, tidak hanya di baca sendiri tanpa seorang guru Download kb star banking. Sehingga pemikiran-pemikiran yang menentang kepada kitab ini adalah berdasarkan atas kebodohan semata, oleh sebab dirinya enggan untuk bertanya kepada para ulama Download turtle ship remix.

Pada kitab Bukhari tertulis dalam judul babnya, yaitu: ” باب قوله: ﴿مَا نَنْسَخْ مِنْ آيَةٍ أَوْ نَنْسَأْهَا﴾”

yang artinya: “Bab tentang firman Allah Ta’ala: ” Dan tidaklah Kami menaskh (mengganti) dari sebuah ayat ataupun mengakhirkannya”(QS candy crush erp. Al Baqarah:106).

Pada ayat di atas, Imam Bukhari menuliskan ayat tersebut dengan menggunakan qira’ahnya Imam Ibnu Katsir dan Imam Abu Amr Al Bashri, yang mana bacaannya berbeda dengan yang biasa kita kenal, yaitu riwayatnya Imam Hafs dari Imam Ashim Goodluck 2018.

Dalam riwayat yang masyhur, adalah membacanya dengan: ” أَوْ نُنْسِهَا” yaitu riwayatnya Imam Hafs dan Jumhur, dimana dua cara baca pada kalimat ini adalah sama-sama qira’ah yang mutawatirah sampai kepada baginda Nabi SAW Asp download other server files. Akan tetapi apabila yang memabaca kitab shahih Bukhari ini adalah orang biasa yang tidak tahu tentang qira’at mutawatirah, maka dia akan menyalahkan apa yang dituliskan Imam Bukhari dalam hal ini lg dna center plus 다운로드.

Maka dari itu, syekh Yusri menegaskan, bahwa kita haruslah berguru kepada orang yang alim dalam membaca kitab, tidak hanya mencukupkan diri dengan membaca sendiri ChaosChild. Orang yang membaca sendiri, pemahamannya hanya terbatas pada kemampuannya, yang tidak terlepas dari kesalahan pemahaman, dan ini sangat membahayakan, sehingga berujung kepada menyalahkan pengarang kitabnya, ataupun keluar dari ijma’ ulama islam Download olenaby iPhone.

Ustad Antoni