RESUME KAJIAN TASAWUF BERSAMA KH. MUHAMMAD DANIAL NAFIS 3/3/2020

Minahus Saniyah

Dzikir merupakan syarat atau perantara seorang hamba untuk bisa masuk dalam Hadrah Ilahi, menurut Imam As-Sya’roni ra. Hadratullah adalah hadirnya hati di hadapan Allah, atau kesaksian hamba bahwa ia berada dalam pengawasan-Nya. sebagaimana sabda Rasulullah saw.,
لا صلاة إلا بالحضور
Tidak sah sholat itu secara hakiki kecuali dengan hadirnya hati (Khusyu’) browsec.

Maksudnya konsentrasi penuh seorang hamba kepada Allah Taala. Al-Imam Al-Qushairi ra. mengatakan bahwa Hadrah ilahi menuntut akal untuk masuk kedalamnya (konsentrasi). Akal sendiri ada 4 macam, pertama akal asli atau disebut jg akal fitri, kedua akal hujjah yang bersandar pada argumentasi, ketiga akal tajribiyah yang bersandar pada pengalaman atau uji coba, dan yang keempat akal warts yang bersandar pada ilham 동굴이야기. melalui akal keempat inilah (Aql Warts) seorang murid bisa mendapatkan ilham atau transfer pengetahuan sebab doa dari gurunya. jadi, untuk bisa masuk kepada hadratullah, semua keempat macam akal ini harus dipenuhi dengan dzikrullah.

Sidi Abu Madyan ra., “Siapa yang langgeng dzikirnya, maka akan jernih hatinya. Siapa yang jernih hatinya maka ia akan berada dalam hadratnya Allah Taala.”

Anwarul Hadi

Di antara jalan fana’ / ketiadaan diri dalam kehendak Allah adalah remuk redamnya jiwa setelah menjalani penderitaan, kekecewaan dan keputusasaan sebab berharap kepada makhluk dan kepada diri sendiri Download Thomas and Friends. yang pada akhir semua luka hati hamba itu memaksanya kembali pasrah dan berharap hanya kepada Allah Taala. Namun kefanaan dan kepasrahan yang dimaksud bukanlah diam pasrah dalam arti nihilisme yang berujung pada fatalisme, tidak bergerak sama sekali. tapi kepasrahan dan kefanaan dalam kehendak dan petunjuk Allah sebagaimana dalam hadits qudsi:
فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ، وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا، وَلَئِنْ سَأَلَنِي لَأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِن اسْتَعَاذَنِي لَأُعِيْذَنَُّّه
“Bila Aku telah mencintainya, maka Aku adalah pendengarannya yang digunakannya untuk mendengar, dan penglihatannya yang digunakannya untuk melihat dan tangannya yang digunakannya untuk memukul dan kakinya yang digunakannya untuk berjalan; jika dia meminta kepada-Ku niscaya Aku akan memberikannya, dan jika dia meminta perlindungan kepada-Ku niscaya Aku akan melindunginya” spring boot 대용량 파일 다운로드. (H.R.al-Bukhâriy)

Ia telah dicintai oleh Allah sehingga ia karam, tenggelam di dalam kehendak-Nya. dan kefanaan ini tidak bisa diraih oleh seorang hamba kecuali setelah ia memutus dirinya dari bergantung kepada makhluk dan berhenti menuruti kecondongan hawa nafsunya. Kemudian setelah itu jika masih ada noda-noda hitam didalam hatinya ia masih harus dibersihkan lagi dengan ujian-ujian yang membuatnya kembali dan bergantung penuh hanya kepada Allah 무료 목업. Sebagaimana bila masih ada noda pada pakaian yang kita cuci harus di cuci kembali. Semua ujian, cobaan dan penderitaan yang membuat hati seorang hamba hancur remuk redam itu tidak lain adalah tarikan, tempaan dan pengajaran dari Rabb-nya yang Maha Belas Kasih.

Sirrul Asraar

Dzikir asma’ tauhid yang harus di wiridkan oleh lisan lahir maupun batin seorang Salik untuk menjernihkan wadah-wadah dari setiap pacaran ruh yang telah di bahas pada bab sebelumnya menurut Shulthonul Auliya Sidy Syekh Abdul Qadir al-Jilani QS berjumlah 12 dialux 다운로드. Sesuai jumlah huruf dalam kalimat tauhid “Laa ilaaha illaa Allah”. Kalimat thayyibah ini memiliki 12 huruf. Lalu Allah Swt. tetapkan jumlah itu sebagai tingkatan-tingkatan di dalam kalbu, yang setiap hurufnya mencakup satu asma’ Allah Swt.
(Laa ilaaha illaa Allah, Allah, Huwa, Al-Haqq, Al-Hayyu, Al-Qoyyum, Al-Qohhar, Al-Wahhab, Al-Fattah, Al-Wahid, Al-Ahad, As-Shamad) dan setiap alam ruhani mencakup tiga asma’-Nya Download The Dream of the Great. Dengan kalimat thayyibah, Allah Swt. tancapkan 12 asma’ itu pada kalbu para kekasih-Nya (al-muhibbun). Sebagaimana Firman Allah Taala “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh (dalam kehidupan) di dunia dan di akhirat. (QS. Ibrahim 14:27)

Asma-asma Allah yang 12 ini sama kedudukannya dengan 12 mata air yang memancar akibat pukulan tongkat Nabi Musa as. Sebagaimana di jelaskan dalam Firman Allah Taala, “Dan ingatlah ketika Musa memohon air untuk kaumnya lalu Kami berfirman, ‘Pukul lah batu itu dengan tongkatmu.’ Lalu, memancarlah daripadanya dua belas mata air Layer of Peer. Sungguh tiap-tiap suku kaum itu telah mengetahui tempat minumnya masing-masing.” (QS. Al-Baqarah 2:60)

Jadi, ilmu lahir (dzohir) itu seumpama air hujan yang turun ke bumi. Sedangkan ilmu batin seperti air dari mata air asli. Ia memiliki manfaat lebih daripada air Hujan, selain itu ia tidak akan habis. Dengan air hujan, Allah swt Vpn softether. Mengeluarkan biji-bijian dari bumi afaqi sebagai makanan utama hewan-hewan yang memanjakan hawa nafsu. Lalu dengan mata air asli, Allah swt. Mengeluarkan biji-bijian dari bumi jiwa yang menjadi makanan utama arwah ruhani.

Menjalankan 12 dzikir asma’ ini harus di bawah bimbingan guru (tahta ri’ayatis Syeikh) dan melalui suluk dengan kholwat yang bertahap dimulai dari 3 hari, 7 hari, 21 hari hingga 40 hari Autocad 2018 free. Rasulullah saw bersabda, “Siapa yg (melakukan riyadhah) ikhlas karena Allah selama 40 hari, akan muncul dari lisannya hikmah yang tumbuh dari kalbunya. Di sinilah ia akan menyaksikan pantulan Jamalnya Allah di alam Asma dan Sifat. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.,
المؤمن مرآة المؤمن
“Kalbu orang mukmin adalah cermin bagi Al-Mu’min (Dzat yang memberikan dan menjaga keamanan).”

Ini adalah kalbunya orang-orang yang telah berhasil mengolah ruh shultoninya, tempat tinggalnya adalah surga ketiga yaitu jannatul firdaus.

اللهم اجعلنا منهم آمين
#ResumeKajianTasawuf
#ZawiyahArraudhah