Syekh Yusri: Allah SWT Mudahkan Segala Urusan Nabi SAW Tanpa Beliau Meminta

Jakarta, Aktual.com – Syekh Yusri Hafidzahullah Ta’la wa ro’ah pada pengajian maulidnya menjelaskan bahwa diantara keistimewaan baginda Nabi Muhammad SAW ialah Allah telah memberikan kepadanya sesuatu yang dipinta oleh seorang Nabi tanpa baginda memintanya 누리집 다운로드.

Diantaranya adalah kelapangan hati yang dipinta oleh Nabi Musa AS ketika menghadapi Fir’aun beliau berdoa:

“قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي “

Artinya: “Musa telah berdoa ; wahai Tuhan lapangkanlah dadaku “(QS Download the scp folder. Taha: 25). Sedangkan baginda Nabi SAW telah mendapatkannya tanpa meminta. Allah berfirman:

“أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ”

Artinya: “Bukanlah Aku telah lapangkan dadamu wahai Muhammad”(QS Download TimeGuard. Al Insyirah:1).

Kemudian Nabi Musa AS pun berdoa:

“وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي”

Artinya: “Mudahkanlah segala urusan untukku”(QS Download the trade statement form. Taha:26).

Dan Allah pun telah memudahkan segala urusan baginda Nabi SAW, tanpa didahului oleh meminta, sebagaimana dalam firman Allah:

“وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرَى”

Artinya: “Dan Kami berikan engkau kepada kemudahan dalam urusan“ (QS Stupid. Al A’la ayat:8).

Nabi Musa AS meminta kepada Allah agar dilancarkan dalam berdakwah kepada Fir’aun dan kaumnya sehingga bisa menang dalam berhujjah menghapinya sebagaimana dalam firman Allah:

“وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي”

Artinya: “Dan lepaskanlah ikatan pada lesanku, sehingga mereka memahami akan perkataanku ”(QS broken heart. Taha: 27,28).

Dan Allah telah jadikan lesan baginda Nabi SAW sebagai wasilah agar Al Qur’an yang merupakan al hujjah al balighah (hujjah yang sangat kuat) bisa menjadi mudah untuk ummatnya, yang jikalau tidak ada lesan baginda Nabi SAW maka Al Qur’an ini tidak akan mudah menjadi petunjuk bagi manusia Download the funi game. Sebagaimana Allah berfirman:

“فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَ “

Artinya: “Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan perantara lesan engkau wahai Muhammad “(QS Download the Windows Update file. Maryam: 97).

Nabi Musa AS meminta kepada Allah agar dikirimkan seorang Nabi untuk membantunya sehingga meringankan beban dakwahnya, kemudian Allah pun kabulkan dengan menjadikan Harun AS sebagai seorang Nabi Free download of Korean movie dramas. Sebagaimana Allah berfirman:

“وَاجْعَلْ لِي وَزِيرًا مِنْ أَهْلِي”

Artinya: “Dan jadikanlah seorang penolong bagiku dari keluargaku “(QS Download the Korean wording. Taha:29).

Sedangkan Allah telah ringankan beban baginda Nabi kita tanpa memerlukan pertolongan dari selain Tuhannya, sebagaimana Allah berfirman:

“وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ”

Artinya: “Dan telah Kami lepas beban dari dirimu”(QS. Al Insyirah:2).

Sebagaimana kita ketahui bahwa Nabi Musa AS merupakan seorang Nabi Ulil ‘Azmi yang merupakan satu diantara para Nabi yang memiliki azam yang sangat kuat. Mereka para Ulul ‘Azmi adalah baginda Muhammad, Ibrahim, Musa, Isa, dan Nuh ‘alaimussalam.

Hal ini menunjukkan bahwa baginda Nabi Muhammad SAW adalah merupakan makhluk pilihan Allah yang menjadi pimpinan dari para Nabi dan Rasul-Nya. Allah telah berfirman:

“تِلْكَ الرُّسُلُ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ“

Artinya: “Mereka para Rasul telah kami utamakan diantara mereka “(QS. Al baqarah:253).

Bahkan baginda pun telah diberikan sesuatu yang telah dipinta oleh Nabi Ibrahim AS sebagai bapak dari para Nabi. Nabi Ibrahim telah berdo’a kepada Allah agar senantiasa namanya disebutkan oleh kaum yang akan datang setelahnya, sebagaimana dikatakan dalam Al Qur’an:

“وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الآخِرِينَ“

Artinya “ Dan jadikanlah untukku sebutan yang baik pada umat yang akan datang “(QS. As Syu’ara:84).

Dan Allah mengabulkan doanya dengan penyebutan ummat baginda Nabi SAW ketika membaca shalawat dalam tasyahhudnya, yang dikenal dengan shalawat Ibrahimiyyah, yaitu shalawat yang diajarkan oleh baginda untuk ummat ini.

Adapun nama baginda Nabi adalah selalu disebutkan dalam setiap waktu, ketika adzan berkumandang. Yaitu tatkala sang muadzin menyebutkan lafadz syahadah, maka nama baginda Nabi akan disebutkan pula bersamanya.

Karena adzan ini adalah terus berputar dari waktu ke waktu pada tempat yang berbeda diseluruh belahan dunia. Ini adalah tafsiran dari firman Allah:

“وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ”

Artinya: “Dan telah Kami tinggikan namamu wahai Muhammad”(QS. Al Insyirah:4).

Demikianlah keutamaan baginda Nabi kita SAW yang tidak akan pernah diketahui kecuali oleh Dzat Yang Maha Menciptakanya. Wallahu A’lam.

Laporan: Abdullah AlYusriy

(Andy Abdul Hamid)

aktual.com