Syekh Yusri: Baginda Muhammad SAW Mendidik Sahabat dengan Lapar

Jakarta, Aktual.com – Syekh Yusri hafidzahullah wa ro’ah pada pengajian Jum’atnya menjelaskan bahwasanya baginda Nabi Muhammad SAW telah mendidik para sahabatnya dengan lapar 가라지 밴드 다운로드. Lapar yang dimaksud pada hal ini yaitu berhenti makan sebelum kenyang.

Hal ini sebagaimana bainda katakana kepada seorang dokter yang waktu itu dikirimkan oleh Al Muqauqis raja mesir sebagai hadiah blue-and-sew. Ketika itu sang raja mengirimkan hadiah kepada baginda Nabi setelah baginda mengutuskan utusanya untuk mengajak sang raja masuk islam.

Hadiah yang dikirimkan diantaranya adalah sayiidah Mariyyah Al Qibthiyyah yang baginda jadikan sebagai hamba sahaya bukan isterinya, kemudian sodarinya yaitu Sirin yang kemudian baginda haidahkan kepada Hassan bin Tsabit RA, lalu seorang dokter, dan beberapa hadiah lainnya seperti bighal (hasil perkawinan antara kuda dengan keledai), keledai, emas dan pakaian 핵쉴드.

Semua hadiah ini baginda terima kecuali dokter, dan bagindapun berkata kepadanya “ adapun kamu, saya tidak memerlukanmu. Kita adalah kaum yang tidaklah makan kecuali ketika lapar, dan ketika makan maka tidak sampai kenyang “(kitab sirah Nabi) 아이핀.

Setelah mendengarkan ucapan baginda, dokterpun masuk islam, karena dia tahu bahwa kata-kata ini adalah merupakan kunci kesehatan yang tidak diketahui oleh seorang yang mendapatkan wahyu dari langit Download the educational broadcast.

Syekh Yusri mengatakan, marilah kita perbaiki gaya hidup kita, untuk membiasakan sunnah baginda Nabi pada setiap hal. Dalam hal makan beliau bersabda:

“مَا مَلأَ ابْنُ آدَمَ وِعَاءً شَرٌّ مِنْ بَطْنٍ حَسْبُ ابْنِ آدَمَ أُكْلاَتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ كَانَ لاَ مَحَالَةَ فَثُلُثٌ طَعَامٌ وَثُلُثٌ شَرَابٌ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ”

Artinya: “Tidaklah anak Adam itu memenuhi sebuah wadah yang lebih jelek daripada perutnya, cukuplah bagi anak Adam dengan makanan yang bisa meluruskan punggungnya, maka jikalau memang harus (makan banyak) maka sepertiga untuk makannya, sepertiga lagi untuk minumnya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya” (HR 미니 메트로. Ahmad).

Janganlah membiasakan diri untuk makan dengan menu yang bermacam-macam pada satu waktu, karena ini bisa menjadikan kita tidak bisa mengontrol diri, sehingga makan hingga melebihi kapasitas kekenyangan kita Download Kanji and Naoki.

Dan juga hal ini menjadikan kita tidak bisa merasakan kenikmatan dari makanan itu sendiri. Ketika menu yang dihidangkan kepada kita banyak, maka kita ingin menyicip pada setiap menu yang ada, sehingga tidak terasa kita sudah kenyang dan tidak bisa merasakan kenikmatan dari masing-masing masakan tersebut 새번역 성경.

Ini adalah bentuk tarbiyyah baginda Nabi SAW kepada para sahabatnya, yaitu dengan tidak berlebihan dalam segala hal yang diantranya adalah perkara makan, sebagaimana para ulama tashawwuf mengajarkan kepada para muridnya 곰오디오 자르개 다운로드.

Bukan berarti meninggalkan makan secara keseluruhan, karena ini bisa memberikan kemadharatan bagi diri kita. Allah telah berfirman “وَلا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَة” yang artinya “ dan janganlah kalian lempar diri kalian kepada kehancuran “(QS 7 downloads of Hotel Deluna. Al Baqarah:195). Wallahu A’lam

Laporan: Abdullah AlYusriy

(Andy Abdul Hamid)

aktual.com