Syekh Yusri: Orang yang Zindiq dan Fasiq (1)

Jakarta, Aktual.com – Syekh Yusri hafidzahullah Ta’ala wa ro’ah mengatakan dalam pengajian risalah qusyairiyyahnya, bahwasanya tugas Rasulullah itu ada tiga macam, yaitu mengajarkan Al Kitab, Al hikmah dan membersihkan umatnya dari akhlak yang tercela Download Samsung Goodluck.

Sebagaimana Allah berfirman:

“وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ”

Artinya: “Dan dia (Rasulullah) mengajarkan kepada mereka Alkitab, Alhikmah dan membersihkan mereka (dari akhlak tercela)”(QS Download Midable Total War2. Al Baqarah:129).

Yang pertama yaitu mengajarkan Alqur’an, dimana peran ini dilanjutkan oleh para ulama qira’at, ulama bahasa Arab, ulama fikih dan ulama usul fikihnya, hingga mereka mampu mengeluarkan hukum serta kandungannya sqlite.interop.dll 다운로드.

Adapun yang kedua yaitu alhikmah, yang dimaksud adalah hadits baginda Nabi SAW, dimana para ulama hadits, ulama jarh wa ta’dil juga para ulama fikih meneruskan tugas ini 청춘의 덫.

Dan yang ketiga yaitu tugas Rasulullah dalam membersihkan umat dari akhlak tercela, maka tugas ini diteruskan oleh ulama tashawwuf.

Para ulama fikih menyampaikan maqam islam, ulama tauhid mengajarkan maqam iman dan ulama tashawwuf mengajarkan maqam ihsan, sehingga agama yang dibawa oleh baginda Nabi SAW sampai kepada umatnya dengan sempurna 2nd term of Park An-gui. Oleh karena itu, agama ini sempurna dengan tiga hal tersebut.

Barang siapa yang melaksanakan maqam ihsan, akan tetapi tidak menjalankan maqam islam dan maqam iman, maka sesungguhnya ia adalah orang zindiq (kafir zindiq karena telah menolak ajaran baginda Nabi), karena ia telah mengingkari asbab (hukum sebab akibat yang menyampaikan kepada ridha Allah dengan beribadah kepaNya) 갤로우즈 자막 다운로드.

Manusia ketika melihat hakekat sesuatu, maka dia akan tahu bahwa sesungguhnya الفاعل الحقيقي (pelaku yang hakiki) yaitu hanyalah Allah Ta’ala 바람의나라 bgm 다운로드.

Akan tetapi bagaimana dengan amal kita, jikalau semuanya adalah atas qodho dan qodar Allah? Dan apa faedah dari beramal serta melakukan asbab (beribadah dengan menjalankan syari’at) itu? Download the English animation.

Adapun amal ibadah ini adalah yang menentukan kedudukan seseorang di sorga nanti, sebagaimana disebutkan dalam AlQur’an:

“يَقُولُونَ سَلامٌ عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ”

Artinya: “Para Malaikat mengatakan “ keselamatan atas kalian, masuklah kalian kedalam sorga dengan amal yang telah kalian lakukan “(QS 뉴스룸 시즌2 다운로드. An Nahl:32).

Adapun masuk sorga itu sendiri, adalah semata-mata karena rahma Allah Ta’ala. Baginda Nabi telah bersabda:

“لَنْ يُدْخِلَ أَحَدًا عَمَلُهُ الْجَنَّةَ قَالُوا وَلاَ أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لاَ وَلاَ أَنَا إِلاَّ أَنْ يَتَغَمَّدَنِى اللَّهُ بِفَضْلٍ وَرَحْمَةٍ”

Artinya: “Tidaklah sebuah amal itu akan memasukan seseorang ke dalam sorga, kemudian para sahabat bertanya “ tidak pula engkau ya Rasulallah?” lalu baginda Nabi menjawab “ tidak pula saya, kecuali Allah telah berikan karunia serta rahmatNya (untukku)”(HR.Bukhari) plex 영상 다운로드.

Masuk sorga dengan rahmat Allah adalah hakekat, dan mendapatkan derajat di sorga sesuai amal perbuatan dan ibadahnya adalah syari’at. Wallahu A’lam

..bersambung

Laporan: Abdullah Alyusriy

(Andy Abdul Hamid)