Syekh Yusri: Seorang Sufi Tak Peduli Hiasan Dunia

Jakarta, Aktual.com – Maulana Syekh Yusri menekankan bahwa seorang sufi, orang yang mendalami ilmu tasawwuf, harus memiliki prinsip kebaikan Bad boss. Seorang sufi juga tidak peduli kenikmatan dunia.

Didepan majelis Zawiyah Arraudah, Tebet, Jakarta, Sabtu (28/1), Maulana Syekh Yusri menerangkan, seorang sufi tdak membalas suatu hal buruk yang menimpanya dengan yang buruk juga Download Windows 7 AuthenticationCrack. Karena itulah yang membedakan seorang sufi dengan muslim lainnya.

“Kita diminta untuk menjadi diri kita sendiri. Masing-masing dari kita merupakan penampakan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya Download the pop-up window video. Seorang muslim harus memiliki prinsip, kita orang baik. Ketika orang berbuat jahat kepada kita, balaslah dengan kebaikan,” paparnya.

Lebih jauh disampaikan Maulana Syekh Yusri, seorang sufi harus bisa menjaga hawa nafsunya, serta selalu menjaga hatinya, baik dari hawa nafsu sampai rasa dendam 페인터 11.

“Kalau kita lihat dari penampakannya, seorang sufi itu seorang yang tidak memperhatikan terhadap hiasan dunia, sedangkan hatinya senastiasa bersih, suci, senantiasa tidak mentaati hawa nafsunya,” terangnya 무료 고전게임.

Seorang sufi, lanjut Maulana Syekh Yusri, sama sekali tidak memikirkan kenikmatan dunia. Dunia, bagi seorang sufi adalah bagian leher belakang manusia 팟캐스트 앱.

“Dunia itu dikatakan dihadapi oleh dirinya, tidak telalu memperhatikan, membuang jauh-jauh dari dirinya,” jelasnya.

(Zhacky Kusumo)

(Soemitro)

aktual.com