Syekh Yusri: Syari’ah, Thariqoh dan Hakikat Merupakan Tiga Pilar Agama Islam

Kairo, Aktual.com – Sebelum memulai pengajian Hikam Syekh Yusri hafidzahullah menjelaskan tentang hadits Malaikat Jibril AS yang sangat populer dikalangan penuntut Ilmu vs2017 다운로드.

Beliau mengatakan bahwasanya hadits ini menjelaskan kalau Agama Islam memiliki tiga pilar penting didalamnya. Dimana seorang muslim yang hak itu adalah dia yang menjalankan tiga hal inti ini download html5 Excel.

Pilar yang pertama adalah syari’ah; yaitu yang disebutkan Nabi Muhammad dengan kata al Islam. Syariat adalah merupakan ajaran yang dibawa oleh seorang Nabi untuk ummatnya, yang bersumber dari Allah Ta’la scratch 다운로드.

Sebagaimana dalam hadist ini Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwasanya islam adalah bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, shalat, puasa, zakat dan berhaji bagi yang mampu internet explorer 9 다운로드. Syari’at ini adalah merupakan pekerjaan yang dilakukan oleh anggota badan seorang muslim.

Pilar yang kedua adalah thariqah, yaitu Iman, yang mencakup semua rukun iman 프리미어 프로. Yaitu beriman kepada Allah Ta’ala, para Malaikat, kitab suci, para Rasul, hari kiamat dan beriman akan adanya qodho dan qodar Allah. Adapun pilar ini adalah merupakan pekerjaan hati, karena hubungannya dengan keimanan 중국어 발음.

Adapun pilar yang ketiga, yaitu yang dinamakan dengan hakekat, atau yang disebut oleh Nabi SAW dengan kata al ihsan, yaitu Nabi mengatakan “ kamu menyembah Allah seperti kamu melihatNya, dan jikalau kamu belum bisa melihatNya, maka sesungguhnya Allah melihatmu “ (HR Susceptible. Bukhari ).

Pada akhir hadis ini Nabi mengatakan “فَإِنَّهُ جِبْرِيلُ أَتَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِينَكُمْ”, yang artinya “ Dia adalah Malaikat Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan perkara-perkara agama kalian“.(HR 막힌 동영상 다운로드. Muslim).

Syekh Yusri Hafidzahullah menjelaskan, hal ini sebagaimana firman Allah:

“قَالَتِ الأَعْرَابُ آمَنَّا قُلْ لَمْ تُؤْمِنُوا وَلَكِنْ قُولُوا أَسْلَمْنَا”

Artinya: “Orang-orang Arab Badui berkata, “kami telah beriman”, katakanlah wahai Muhammad kepada mereka “ kalian belum beriman, akan tetapi katakan kami telah masuk islam” 영화 타이머. (QS. Al Hujurat :14).

Maka dari itu, seorang muslim harus memenuhi tiga pilar ini, diawali dengan maqam islam
kemudian maqam iman, dan pada kedua maqam ini hingga akhirnya selalu disertai dengan maqam ihsan chrome os 다운로드.

Adapun maqam ihsan ini memiliki dua bagian, bagian pertama adalah bagi para pemula yaitu maqam مراقبة(selalu mengawasi dan merasa diawasi oleh Allah Ta’ala). Maqam ini adalah bagi para salik (orang yang berjalan menuju wushul kepada Allah Ta’ala ) yaitu dengan muraqabah kepada Allah, meski kamu tidak bisa melihatNya.

Jikalau seorang salik sudah sempurna pada maqam ini, maka dia akan naik kepada tingkat berikutnya yaitu maqam مشاهدة , yaitu makamnya para orang yang sudah wushul kepada Allah Ta’ala.

Yaitu maqam, dimana seorang hamba hanyalah melihat Allah pada segala sesuatu sebagai Dzat yang Maha Wujud dan Mewujudkan, Dzat yang Maha Menciptakan dan Dzat yang Maha Mengatur, maka kita tidak melihat sesuatu kecuali Allah sebagai الفاعل الحقيقي (pencipta yang sebenarnya).

Dengan demikian seorang murid itu berawal dari maqam muraqabah sebagai seorang salik (orang yang menuju wushul kepada Allah) dan berakhir pada maqam musyahadah sebagai seorang yang washil (sampai kepada mengenal Allah).

Wushul kepada Allah adalah merupakan perjalanan yang panjang dan sulit penuh rintangan, akan tetapi mudah bagi orang yang Allah mudahkan baginya.

Orang yang muwaffaq (diberi taufik) yaitu orang yang diberi pertolongan oleh Allah untuk sampai kepadaNya, dan orang yang makhdzul (terhinakan) adalah orang yang dijauhkan dari Allah dan disibukkan dengan perkara dunia, yang terkadang berupa karamat, mimpi yang baik atau perkara dunia lainnya dari pada
menuju untuk sampai kepada Nya.

Syekh Yusri menambahkan, hendaknya pemahaman seorang muslim terhadap agamanya itu selalu meningkat dan lebih dalam sehingga lebih dekat dengan Sang Penciptanya. Pemahamannya yang sekarang tidaklah sama antara dengan pemahamannya ketika ia kecil. Allah A’lam.

Laporan: Abdullah AlYusriy

(Andy Abdul Hamid)

aktual.com